Produk
Klorosulfonil Isosianat CAS 1189-71-5
video
Klorosulfonil Isosianat CAS 1189-71-5

Klorosulfonil Isosianat CAS 1189-71-5

Kode Produk: BM-1-2-110
Nomor CAS: 1189-71-5
Rumus molekul: CClNO3S
Berat molekul: 141,53
Nomor EINECS: 214-715-2
Nomor MDL: MFCD00011608
Kode HS : 28510080
Enterprise standard: HPLC>999,5%, LC-MS
Pasar utama: AS, Australia, Brasil, Jepang, Jerman, Indonesia, Inggris, Selandia Baru, Kanada, dll.
Produsen: Pabrik Xi'an BLOOM TECH
Layanan teknologi: Departemen Litbang-1

 

Klorosulfonil isosianatadalah senyawa organik dengan rumus molekul ClSO2NCO, CAS 1189-71-5. Ini adalah cairan tidak berwarna hingga kuning muda, yang merupakan zat cair pada suhu kamar. Ini adalah senyawa organik, tidak larut dalam air, tetapi larut dalam sebagian besar pelarut organik, seperti etanol, benzena, toluena, dll. Pada suhu kamar, ia berbentuk cair. Ketika suhu turun di bawah 7 derajat, ia mulai mengeras, mengkristal menjadi zat padat. Titik didihnya sekitar 170-180 derajat . Dalam proses pemanasan, lambat laun akan memanas, dan ketika mencapai titik didih, ia akan mulai menguap menjadi zat gas. Batas bawah ledakan adalah 2%, dan batas atas adalah 13,5%. Artinya bila konsentrasinya mencapai 2%, dapat terbentuk campuran gas yang mudah terbakar, dan kecelakaan ledakan dapat terjadi pada kondisi seperti suhu tinggi dan sumber api. Ini adalah senyawa organik multifungsi dengan berbagai kegunaan. Ini dapat digunakan sebagai zat antara, reagen reaksi dan bahan fungsional, dll., yang melibatkan banyak bidang seperti obat-obatan, pewarna, zat pengatur tumbuh, pengawet dan pelapis.

Produnct Introduction

CAS 1189-71-5

Chlorosulfonyl isocyanate

product-1-1

Klorosulfonil isosianatadalah senyawa organik dengan rumus ClSO2bintara. Senyawa ini memiliki banyak kegunaan, termasuk sebagai zat antara, reagen reaksi, dan bahan fungsional.

1. Sebagai perantara:

Ini dapat digunakan sebagai banyak zat antara untuk sintesis senyawa organik lainnya. Misalnya, ia dapat bereaksi dengan hidrazida membentuk hidrazida asil isosianat. Asil isosianat hidrazida ini selanjutnya dapat direaksikan untuk mensintesis senyawa organik seperti asam amino.

Selain itu, ia juga dapat bereaksi dengan nukleofil seperti benzil alkohol untuk mensintesis senyawa ester yang sesuai. Senyawa ester ini sering digunakan dalam pembuatan zat pengatur tumbuh, fungisida, pengawet dan kosmetik serta produk lainnya.

2. Sebagai reagen:

Ini dapat digunakan sebagai reagen dalam berbagai reaksi sintesis organik. Misalnya, dapat bereaksi dengan senyawa amina membentuk senyawa urea yang sesuai. Senyawa urea ini dapat digunakan untuk membuat produk seperti obat-obatan, pewarna dan cat.

Selain itu, ia juga dapat digunakan sebagai elektrofil untuk menjalani reaksi substitusi elektrofilik dengan senyawa seperti ikatan rangkap, alkohol, dan fenol. Senyawa yang dihasilkan oleh reaksi ini umumnya digunakan antara lain dalam pembuatan pewarna, karet, plastik, dan cat.

Chlorosulfonyl Isocyanate uses3. Sebagai bahan fungsional:

Ini juga dapat digunakan sebagai bahan fungsional dengan sifat kimia khusus dan efek aplikasi. Misalnya, dapat dipolimerisasi menjadi polimer tioeter. Polimer tioeter ini memiliki ketahanan panas dan sifat mekanik yang sangat baik, dan banyak digunakan di bidang material suhu tinggi, material konduktif, dan material anti korosi.

Selain itu, dapat juga digunakan untuk membuat resin penukar ion. Resin penukar ion dapat digunakan dalam pengolahan air, pemisahan pewarna dan reaksi katalitik dan bidang lainnya.

4. Aplikasi dalam sintesis obat:

Ini juga merupakan salah satu reagen penting dalam sintesis obat. Misalnya, dapat digunakan dalam sintesis senyawa mirip produk alami "logam bebas besi berpori tiga dimensi". Selain itu, juga dapat digunakan dalam sintesis asam amino, peptida, dan senyawa heterosiklik dalam sintesis obat.

5. Tujuan lain:

Bisa juga digunakan di bidang lain, seperti:

(1) Persiapan bahan nano: Ketika produk bereaksi dengan nanopartikel perak, lapisan modifikasi sulfonil yang difungsikan dapat terbentuk pada permukaan perak.

Chlorosulfonyl Isocyanate uses

(2) Aplikasi baterai: Banyak digunakan pada baterai lithium-ion yang menggunakan trimetil fosfat sebagai pelarut, dan memiliki kinerja elektrokimia yang baik.

(3) Pembuatan katalis sintesis organik: Katalis sintesis organik jenis baru dapat dibuat dengan mereaksikan graphene teroksidasi dengan produk.

Manufacturing Information

Klorosulfonil isosianatdapat dibuat dengan berbagai metode sintetik, dan metode utama akan diperkenalkan secara rinci.

1. Metode fosgen:

Metode Fosgen adalah salah satu metode yang paling umum digunakan untuk menyiapkan produk, dan bahan baku yang digunakan dalam metode ini terutama meliputi sulfuril klorida dan Fosgen. Langkah-langkah spesifiknya adalah sebagai berikut:

(1) Tambahkan sulfuril klorida secara perlahan ke Fosgen, dan reaksi akan menghasilkan ClSO2COCl.

(2) Campur ClSO2COCl dengan air amonia atau trietilamina untuk menghasilkan produk dan HCl atau garam trietilamina.

Metode sintesis memiliki kelebihan yaitu kesederhanaan, efisiensi tinggi, dan rendemen tinggi. Namun karena fosgen sangat berbahaya bagi lingkungan dan tubuh manusia, maka keselamatan perlu diperhatikan.

 

2. Metode Imidasi Isosianat (ROCO):

Metode Imidasi Isosianat (ROCO) adalah metode penting lainnya untuk menyiapkan produk. Bahan baku yang digunakan dalam metode ini terutama meliputi produk kondensasi isosianat dan N-hidroksisuksinimida. Langkah-langkah spesifiknya adalah sebagai berikut:

(1) Kondensat isosianat dan N-hidroksisuksinimida direaksikan dengan sulfuril klorida menghasilkan ClSO2NHSOCNR.

(2) Menguraikan ClSO2NHSOCNR di bawah aksi alkali untuk menghasilkan produk dan R-OH.

Keunggulan metode sintetik ini adalah bahan bakunya mudah didapat dan cara pengoperasiannya sederhana, namun rendemennya relatif rendah.

Chlorosulfonyl Isocyanate synthesis

3. Metode Imidasi Isosianat(SF):

Metode Imidasi Isosianat(SF) adalah metode pembuatannya yang ditemukan beberapa tahun terakhir. Bahan baku yang digunakan dalam metode ini terutama meliputi produk kondensasi sulfuril fluorida dan N-hidroksisuksinimida dengan kandungan ikatan SF yang relatif tinggi. Langkah-langkah spesifiknya adalah sebagai berikut:

(1) Produk kondensasi sulfuril fluorida dan N-hidroksisuksinimida direaksikan dengan trietilamina menghasilkan ClSO2NHSOCNR2.

(2) Dekomposisi ClSO secara termal2NHSOCNR2dengan adanya alkohol untuk menghasilkan It dan ROH.

Metode ini mempunyai keunggulan bahan baku yang mudah diperoleh dan reaksi yang ringan, namun belum banyak digunakan dalam produksi industri.

 

4. Metode sintetik lainnya:

Selain tiga metode utama pembuatan produk yang dijelaskan di atas, ada metode sintetik lainnya.

Misalnya, dapat diperoleh melalui reaksi pembelahan dan rekombinasi menggunakan ClSO2F sebagai bahan baku. Dalam proses ini, ClSO2F pertama kali di-crack untuk menghasilkan ClSO2dan F. Pada suhu tinggi, ClSO2 dan F bereaksi untuk bergabung kembali menghasilkan ClSO2bintara.

Selain itu, ada beberapa metode untuk mensintesisKlorosulfonil isosianatdari turunan sulfuril klorida atau senyawa organik lainnya, namun metode ini memiliki hasil yang lebih rendah dan kompleksitas yang lebih tinggi.

 

Kesimpulannya, beberapa metode utama untuk mempersiapkannya tercantum di atas. Metode yang berbeda memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yang perlu dipilih sesuai dengan kebutuhan sebenarnya.

Other properties

Rumus Kimia

CClNO3S

Massa Tepat

141

Berat molekul

142

m/z

141 (100.0%), 143 (32.0%), 143 (4.5%), 145 (1.4%), 142 (1.1%)

Analisis Unsur

C, 8,49; Kl, 25.05; N, 9,90; HAI, 33,91; S, 22.65

product-269-128

1. Rumus molekul:
Rumus molekulnya adalah ClSO2bintara. Dimana C melambangkan atom karbon, S melambangkan atom belerang, O melambangkan atom oksigen, N melambangkan atom nitrogen, dan Cl melambangkan atom klor. Kelima unsur ini membentuk kerangka dasar molekul di sekitar ikatan kovalen. Dalam rumus molekul, interaksi antara CO dan NCO disebut isomerisme.

2. Bentuk molekul:
Bentuk molekul It ditentukan oleh susunan orbital antar atom. Terdapat pasangan elektron bebas pada atom karbon dan nitrogen dalam molekul, yang mempengaruhi bentuk molekul. Menurut teori VSEPR, geometri ClSO2Molekul NCO dapat diprediksi berbentuk bipiramidal segitiga. Sudut ikatan CNC di pusat molekul sekitar 120 derajat, dan sudut ikatan CS sekitar 109,5 derajat.

3. Ikatan kimia:
Molekulnya mengandung berbagai ikatan kimia, terutama ikatan kovalen dan ikatan elektrofilik. Ikatan kimia antara atom C, S, O dan Cl dalam molekul semuanya merupakan ikatan kovalen, sedangkan ikatan antara atom C dan N merupakan ikatan elektrofilik. Ikatan kovalen terbentuk melalui pembagian elektron antara dua atom bukan logam, sedangkan ikatan elektrofilik terbentuk melalui transfer elektron dari satu atom ke atom lainnya.

4. Kelompok:
Molekulnya mengandung banyak gugus, terutama termasuk gugus klor (Cl-), gugus sulfonil (SO2-), kelompok isosianat (NCO-) dan seterusnya. Masing-masing kelompok ini mempunyai sifat dan reaktivitas berbeda, yang mempunyai dampak penting terhadap sifat kimia dan efek penerapan produk.

5. Sifat listrik:
Ia memiliki polaritas tertentu karena adanya sejumlah besar ikatan polar dalam molekulnya. Secara khusus, ikatan SO2 dan NCO dalam molekul semuanya merupakan ikatan kovalen polar, dan ikatan polar ini menyebabkan adanya muatan parsial positif dan muatan parsial negatif dalam molekul, sehingga memberikan sifat listrik tertentu pada molekul tersebut.

6. Reaktivitas:
Struktur molekulnya membuatnya sangat reaktif. Karena molekul mengandung beberapa gugus aktif, seperti gugus klor, sulfonil, dan isosianat, maka mudah bereaksi dengan atom atau gugus dalam molekul lain. Ini dapat digunakan sebagai reagen dan perantara untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi sintesis organik, dan banyak digunakan dalam pengobatan, pewarna, pelapis dan bidang lainnya.

Singkatnya, ia memiliki struktur molekul dengan berbagai karakteristik, termasuk rumus molekul, bentuk molekul, ikatan kimia, golongan, sifat listrik dan reaktivitas, dll. Karakteristik ini memberikan dasar penting untuk penerapannya dalam sintesis organik, sintesis obat, ilmu material. dan bidang lainnya.

Tag populer: klorosulfonil isosianat cas 1189-71-5, pemasok, produsen, pabrik, grosir, beli, harga, massal, untuk dijual

Kirim permintaan